Chat with us, powered by LiveChat

SOSIALISASI DAN PENCANANGAN PEMBANGUNAN ZONA INTEGRITAS MENUJU WILAYAH BEBAS KORUPSI

inspektorat Berita

SALATIGA – Seiring dalam upaya penyelenggaraan Pemerintahan yang bersih dan bebas dari tindakan korupsi, Inspektorat Kota Salatiga memberikan sosialisasi Zona Integritas kepada seluruh kepala OPD dan Kepala Sekolah di Lingkungan Pemeruntah Kota Salatiga, Senin, 18 Maret 2019 bertempat di Ruang Pertemuan Plumpungan Sekretariat Daerah Kota Salatiga.

Untuk membangun komitmen dalam menjalankan zona integritas tidaklah mudah karena pada hakekatnya membangun dan mengimplementasikan program reformasi birokrasi secara baik pada tingkat unit kerja di lingkungan instansi pemerintah sehingga mampu menumbuhkembangkan budaya kerja birokrasi yang anti korupsi dan budaya birokrasi yang melayani publik secara baik, serta mampu meningkatkan kepercayaan publik terhadap birokrasi di lingkungan instansi Pemerintah Kota Salatiga khususnya, ujar Sekretaris Daerah Kota Salatiga, Drs. Fakruroji.

Drs. Fakruroji juga menambahkan bahwa pada dasarnya tidak ada seseorangpun yang berhak memaksa kita untuk menjalankan komitmen yang telah dibuat, karena komitmen itu adalah keputusan yang kita ambil sendiri.

Inspektur Kota Salatiga, Ir. Kurnia Hardjanti, M.Si mengucapkan terimakasih kepada Inspektur Provinsi Jawa Tengah dan Unsur Ombusdman RI Perwakilan Prov Jawa Tengah sudah berkenan hadir dan meluangkan waktu untuk memberikan pencerahan berkaitan dengan zona integritas. Beliau juga berharap agar seluruh peserta dapat mengikuti sosialisasi ini sampai selesai sehingga dapat menjadi pegangan untuk meningkatkan tanggungjawabnya dalam menjalankan tugas dan fungsi serta terbebas dari perilaku korupsi.

Diawal paparan materinya, Inspektur Provinsi Jawa Tengah Bpk. Hendri Santosa, SE, Ak., M.Si, CA menyampaikan membangun dan mengimplementasikan sistem integritas yang mampu menumbuhkembangkan budaya kerja birokrasi anti korupsi dan budaya melayani di Lingkungan K/L/Pemda.

Dalam Pembangunan Zona Integritas, perlu dilakukan percontohan pada tingkat unit kerja K/L dan Pemerintah Daerah sebagai ZI menuju WBK-WBBM.

Sedangkan Kepala Keasistenan Pencegahan Ombusdman RI Perwakilan Provinsi Jawa Tengah, Mochamad Agus Ardyansyah, ST., SH., MH menyampaikan dalam paparannya berkenaan dengan pelayanan publik, Korupsi, Maladministrasi yaitu Entry Point untuk untuk terjadinya korupsi. Untuk mencegah terjadinya maladministrasi maka harus adanya pengawasan dalam pelayanan publik untuk mencegah terjadinya praktik korupsi, karena penindakan/ penegakan hukum terhadap korupsi tidak akan efektif tanpa upaya korupsi melalui pengawasan terhadap pelayanan publik. (rn)

You May Also Like..

SEKOLAH DASAR NEGERI 1 TEGALREJO SALATIGA KUNJUNGI KLINIK KONSULTASI INSPEKTORAT KOTA SALATIGA

SEKOLAH DASAR NEGERI 1 TEGALREJO SALATIGA KUNJUNGI KLINIK KONSULTASI INSPEKTORAT KOTA SALATIGA

Kamis, 10 September 2020, Klinik Konsultasi Inspektorat disambangi oleh SDN 01 Tegalrejo Kota Salatiga untuk ngangsu kawruh kaitannya dengan cara […]

APEL PERDANA SLAMET SETYO BUDI, SE., M.Acc sebagai INSPEKTUR KOTA SALATIGA

APEL PERDANA SLAMET SETYO BUDI, SE., M.Acc sebagai INSPEKTUR KOTA SALATIGA

Senin, 07 September 2020 bertempat di Halaman Kantor Inspektorat Kota Salatiga, Slamet Setyo Budi, SE., M.Acc menjadi pengambil apel perdana […]

DINAS LINGKUNGAN HIDUP DAN SMPN 5 KOTA SALATIGA KUNJUNGI KLINIK KONSULTASI INSPEKTORAT KOTA SALATIGA

DINAS LINGKUNGAN HIDUP DAN SMPN 5 KOTA SALATIGA KUNJUNGI KLINIK KONSULTASI INSPEKTORAT KOTA SALATIGA

Rabu, 02 September 2020, Klinik Konsultasi Inspektorat disambangi oleh Dinas Lingkungan Hidup dan SMPN 5 Kota Salatiga untuk ngangsu kawruh. […]